CHAPTER 47

1736 Kata

Sesosok pria tengah berdiri di samping jendela kamarnya yang terbuka. Matanya melirik ke arah bawah—dimana ada sesosok gadis cantik yang saat ini tengah melambaikan tangannya ke arah kedua pekerjanya dari dalam mobil. Sesosok itu adalah Aaron—pria pengecut yang bahkan tidak berani menghadapi kepergian gadis yang dicintainya. Aaron terus menatap mobil yang ditumpangi gadis itu hingga akhirnya mobil itu sudah sepenuhnya meninggalkan halaman rumahnya. Mobil itu sudah hilang menjauh—begitupun dengan gadis itu, namun Aaron masih terus setia berdiri menghadap ke arah jendela, berharap bahwa gadis itu masih ada di sana. Dia menghela napasnya kasar, dan dengan segera melangkahkan kakinya menuju ranjang, lalu menghempaskan dirinya duduk di sana. Wajahnya terlihat keruh. Gadis itu ternyata tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN