Setelah mengenalkan Haikal pada keluargaku rasanya sangat legah, apa lagi melihat sambutan kedua anak-anakku. Mereka tidak menyalahkanku, mereka semua sangat gembira saat bertemu Haikal. Setelahs mengantar Haikal kembali ke panti aku akan kembali ke Taiwan. Saat ini, Aku duduk di bandara. Bebera waktu lalu sebelum terbang dari Taiwan ke Jakarta, Sinta selalu memperingatkan, agar hati-hati pada keluarga Farel dan hati-hati jangan sampai bertemu Farel. Ia bahkan memintaku melakukan operasi plastik tetapi aku menolaknya dengan halus. “Aku punya teman Rin dari Korea yang bisa merombak wajahmu agar wanita itu dan suamimu, tidak mengenalmu lagi. Paling, bentaran doang prosesnya paling satu bulan,” ucap Sinta saat itu. “Wajahku pemberian Sang Pencipta sangat cantik Sin, ini anugrah yang paling

