20 | Bayang Menyelimuti Cahaya

2459 Kata

Rika tertegun mendapati Gerhana bersedekap pada pilar beranda rumahnya. Berulang kali ia menoleh ke belakang, memastikan Nico tidak turun ke bawah dan masih tertidur pulas di kamarnya. "Kejutan menyenangkan?" Seringai Gerhana membuktikan bahwa Rika tidak dalam situasi baik-baik saja. "Apa mau lo?" tanya Rika, menutupi rasa takutnya. Gerhana mengusap dagunya dengan dahi berkerut, berpura-pura memikirkan apa maunya. "Hmm, gue paling nggak suka ada orang ikut campur urusan gue. Apa lagi, orang itu mengacaukan semuanya." Gerhana mengerling tajam padanya. "Kalau gue mau nyawa, gimana?" Rika menyilang kedua lengannya dengan dagu terangkat. "Silahkan aja. Gue--" Telunjuk Gerhana bergoyang. "Ah, bukan lo. Tapi Nico..." Gerhana menampilkan seringai saat peluh mulai timbul di dahi gadis licik i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN