Mulut Malapetaka

1441 Kata

Vaga tidak jadi mengikuti kelas, ia lebih memilih bolos karena moodnya sudah anjlok, terlebih Vaga sendiri merasa kesal saat bertemu dengan Bu Arumi. Entah Vaga pun tak tahu alasannya seperti apa, setiap kali ia melihat Bu Arumi ada perasaan yang tak bisa ia jelaskan sendiri. Padahal jika dilihat-lihat Bu Arumi baik, dia juga yang menolong Vaga tempo hari. Ah, mungkin saja Vaga kesal karena Bu Arumi mengenalnya jalur artikel sialan itu, sedangkan Vaga sama sekali tak mengenal Bu Arumi. Vaga memutuskan untuk pulang dan saat melewati sebuah kelas, dari jendela tak sengaja matanya menangkap sosok yang belakangan ini memenuhi benaknya, siapa lagi kalau bukan Viona. Di sana gadis itu terlihat sedang serius menyimak mata kuliah yang sedang di sampaikan oleh Dosen dan Vaga menatap Viona dengan c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN