(Bab 46)

3413 Kata

Sampai di rumah, Mas Juna langsung pamit karena ini memang udah melem banget, Mas Juna cuma nganterin gue sampai pintu depan dan selebihnya Ayah yang bantu mematah gue masuk, Ayah memang udah nungguin gue sama Mas Juna dari tadi cuma karena Ayah tahu gue sama Mas Juna lagi punya masalah makanya Ayah gak nanya banyak alasan kenapa gue bisa telat banget sanpai rumahnya, Ayah mencoba mengerti keadaan gue dan gue juga gak bakalan ngecewain Ayah apalagi sampai aneh-aneh sebelum halal, gue sama Mas Juna tahu batasan, bukannya Ayah setuju gue di anter Mas Juna karena tahu kalau gue sama Mas Juna butuh bicara? Entah gue harus merasa bersalah atau bersyukur mendapatkan Ayah sebagai Ayah gue, gue merasa bersalah karena Ayag mendapatkan banyak masalah disebabkan gue ini anaknya dan gue bersyukur kar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN