"Apa begitu berat untuk kamu melepaskan Alan? Merelakan perasaan kamu gitu aja sama Alan padahal kalian sama-sama tahu kalau perasaan kalian itu saling terbalaskan? Apa kamu udah yakin dengan keputusan kamu sekarang? Mas gak akan memaksa kamu kalau memang kamu gak yakin Ay, Mas gak mau kamu mesyesali apapun nantinya." Ucap Mas Juna menatap gue dengan tatapan gak ngertinya, gue sendiri balik menatap Mas Juna dengan tatapan bersalah, apa Mas Juna kali ini beneran kecewa sama gue? Apa Mas Juna mikir kalau gue juga gak yakin dengan pilihan gue sekarang? Kenapa gak ada yang bisa membantu gue untuk menenangkan pikiran gue yang udah semberaut kaya gini? Di luar sana orang pasti mikir, wah enak banget jadi gue karena di rebutin sama tiga laki-laki sekaligus, wah gue hebat banget karena bisa membu

