"Juni bakalan bawa pacarnya ke rumah? Beneran di kenalin kalau gue nerima lamaran kayanya." Gumam gue kaget sekaligus kagum. Wah! Juni luar biasa ternyata, gue pikir Juni gak akan pernah mau cerita masalah pacarnya ke gue karena gue sendiri gak pernah cerita masalah siapa laki-laki yangbgue cintai selama ini, tapi sekarang Mas Juna ngasih tahu gue kalau pacar Juni bakalan dateng di acara pertunangan kita berdua? Apa gue harus bertepuk tangan bahagia? "Jadi Juni ngejanjiin itu sama kamu? Bakalan ngenalin pacarnya kalau kamu nerima lamaran Mas?" Tanya Mas Juna dengan tatapan menelisik, Mas Juna gak lagi salah pahamkan? "Yak! Mas gak lagi salah pahamkan? Jujur aja, alasana Juni gak pernah cerita ke Aya siapa pacarnya karena Aya yang lebih dulu gak cerita siapa laki-laki yang Aya suka selam

