Malik mendengar percakapan ayahnya dengan seseorang di telepon. Ternyata benar, Hard kembali membunuh orang. Jika seperti ini, Malik khawatir suatu saat nanti Shera tahu siapa Hard sebenarnya. Dan ketakutan Hard akan terjadi jika Shera tahu semuanya. Malik menutup pintu kamar Hard kembali dan beranjak untuk menjemput Shera ke sekolah. *** "Eh, itu kakak aku udah datang. Aku duluan yah," pamit Shera pada Icha dan Becca yang masih asik mengobrol. "Oke, Sher. Jangan lupa nanti malam yah!" Peringat Becca dengan nada kencang agar sampai pada telinga Shera yang sudah menjauh. "Iya!" sahut Shera. Shera segera masuk ke dalam mobil. Ia menyapa kakaknya dengan ramah. "Hai, Bang." Malik menancap gas, melesat meninggalkan area sekolah. Senang rasanya melihat Shera bisa berbaur dengan teman-te

