Setelah pergi dari rumah ini, yang selalu terlintas di dalam benakku adalah memulai hidup baru. Seperti memiliki kediaman sendiri dan mengerjakan semuanya seorang diri. Bahkan aku terus menanamkan keberanian di dalam kepalaku jika semuanya akan mudah dan baik-baik saja. Sekarang, semuanya telah berubah. Apa yang telah kurencanakan dengan matang hancur dalam seketika ketika Morgan mengajakku untuk memulai semuanya kembali dari awal. Aku mengedarkan pandangan mataku ke seluruh ruangan. Tak banyak yang berubah dari rumah ini. Sunyi dan dingin selalu meliputi seluruh ruangan di rumah ini. Sama seperti untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di rumah ini. "Di mana kamarku?" tanyaku ketika aku tidak menemukan kamarku. Hanya ada ruang kosong tanpa barang. Apa segitu marahnya Morgan kala

