Sudah seminggu fachri koma. Dokter sudah mulai angkat tangan dan menyarankan fachri di rujuk ke luar negri. "Pah apa yang harus kita lakukan."tanya shinta sedih. "fachri akan di bawa ke amrik lagi, grandma dan grandpa marah sama papah karna kecerobohan papah."ucap papa bagas merasa bersalah. "Sudah lah, kalian gak perlu cemasin anak itu. Bagus dong kalo anak itu pergi dari sini,syukur - syukur dia gak balik lagi."ucap mama mery acuh. "Mery harus berapa kali saya bilang, fachri itu juga anakku dan otomatis dia juga anak kamu."geram papa bagas. "Saya gak sudi..dia jadi anakku..lebih bagus dia mati aja ikutin ibunya sana."ucap mama mery. "Jaga mulut mu..!!"seru papa bagas marah. "Cukup om tante kalo mau ribut di luar aja."tegas damar yan baru saja datang. Mereka pun diam. Damar

