Tampaknya masih butuh usaha lebih untuk bisa berkomunikasi dengan ana. Bagi rey yang terbiasa dikejar dan digandrungi wanita tapi dia perlu bersusah payah menarik perhatian wanita ini adalah tugas yang sulit. Setelah mendapat ijin dari rey untuk menyantap makanan dimeja. Ana tanpa ragu dan menunggu diperintah dua kali langsung saja menyambar makanan-makanan di atas meja dan melahapnya dengan rakus seakan dirinya tak akan bisa makan makanan itu lagi hingga tersedak-sedak. " Hei.. makanlah dengan baik. Jangan terburu-buru begitu" tegur rey kaget melihat bagaimana cara ana makan yang seperti orang bar-bar itu. " Astaga..bagaimana sih cara makan kamu selama ini" heran rey dengan ekspresi shock. Diserahkannya segelas air minum pada ana yang langsung diteguk hingga tandas. "Apa gina tak m

