Ola menatap kedua laki-laki yang sedang berbincang hangat itu, dia tak ingin mengusik apa pun yang sedang mereka bicarakan. Melihat Maki mulai akrab dengan Poine, adalah sebuah kelegaan tersendiri. Perasaan Maki tentang Poine mungkin menyakitkan, mengingat Poine meninggalkannya begitu saja untuk hidup sendirian. Penerimaan Maki pada akhirnya adalah penentu bagi mereka berdua. Hubungan yang mungkin canggung. “Mandilah,” bisik Ola di telinga Maki. Membuat Maki dan Poine serentak menoleh ke arahnya. “Aku akan menyiapkan makanan untuk kalian.” Poine beranjak dan kenuju ruangan lain. Ola duduk menatap tas ransel besar di pojokan. “Apa Poine pikir aku akan berkemah?” batinnya geli. Diane muncul dalam bentuk kupu-kupunya, mendekati Ola dan mengubah dirinya menjadi sosok manusia. “Kamu ak

