BAB 38

1619 Kata

            “Nad kamu nggak papa kan?”             Bukan Andre yang menolongku sewaktu aku terjatuh, melainkan kak Rendy.             “Nadine nggak apa-apa kak.”             “Ya ampun Nad udah kita balik aja.” Kak Rendy memegang pipi kiriku yang tidak sengaja terkena pukulan salah satu dari mereka.             Aku hanya memandangi Andre yang sudah tidak peduli denganku. Dia hanya membiarkan aku berlalu begitu saja. Dia menendangkan kakinya ke aspal sebelum menaiki kembali mobilnya untuk pergi dari toserba.             “Motor kamu mana Nad?” tanya kak Rendy.             “Nadine hari ini jalan kaki kak, Nadine nggak bawa motor.” Aku menggeleng sembari masih menahan rasa sakit.             “Ya udah, kita jalan kaki aja ya. Maaf kak Rendy tadi pas nyamperin kamu juga buru-buru, kakak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN