Bab 79 Sosok Iblis Menjelma Baby Sitter Suasana di ruang tamu jadi histeris, Bu Susi menangis sambil meneriaki nama anaknya, sementara aku menghubungi ambulans karena takut kondisi Wahyu jadi semakin parah. "Bu, tenang. Saya sudah menghubungi ambulans. Sebentar lagi mereka pasti datang." Namun, tampaknya Bu Susi tidak mengindahkan kata-kataku. Dia terus menangis histeris, dan aku semakin dibuat panik karenanya. Aku mencoba untuk mencari bantuan dengan berlari ke luar. Yanti tidak kunjung kembali juga, padahal warung di depan tidak jauh. Apa mungkin dia bawa Ziva jalan-jalan juga? Aduh ... kenapa di saat-saat seperti ini dia malah ngilang?! Aku menghubungi mas Joko, tetapi belum sempat aku menekan tombol panggil pada nomornya, kudengar suara Bu Susi yang berteriak. Jantungku hampir

