Part 43 - Arika

1929 Kata

Rafael dan Via melihat kedua putra mereka yang sedang diperiksa. Raut wajah khawatir terlihat jelas diwajah Via dan Rafael. Sean dan Farel melihat kearah Mommy dan Daddy mereka. Hati Via terasa seperti tercubit melihat keadaan Farel dan Sean yang terlihat kacau. Wajah mereka terlihat pucat dan matanya pun sembab seperti habis menangis. Via dan Rafael tak tau apa yang telah terjadi pada mereka. "Mommy." "Daddy." "Iyaa sayang. Mommy sama Daddy disini." "Peluk Mom," ucap Sean dengan lirih. Via pun mendekat kearah Sean. Ia membawa Sean kedalam pangkuannya, ia pun memeluk Sean. "Bagaimana keadaan Sean dan Farel, Dok?" tanya Rafael. "Tidak apa-apa. Itu hanya demam biasa, tidak perlu khawatir. Obatnya nanti bisa diambil." Rafael pun mengangguk dan menerima selembar kertas berisi resep obat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN