Part 44 - Hampir Celaka

1510 Kata

Sean dan Via pun mencari tempat duduk didekat penjual makanan. "Sean mau makan? Atau mau minum?" tanya Via. "Minum aja Mom." "Minum teh hangat aja ya? Mau?" "Iyaa Mom." Via pun memesan dua teh hangat. "Mommy telpon Daddy dulu ya. Biar mereka kesini." Sean pun mengangguk saja. Via pun menghubungi Rafael. "Hello, Assalamualaikum Mas." "Waalaikumsallam sayang." "Kamu sama anak-anak ada dimana?" "Masih ditempat permainan. Gilang sama Farel masih asik banget. Kamu sama Sean dimana?" "Aku sama Sean lagi di deket jualan makanan. Kamu sama anak-anak lebih baik kesini. Farel jangan terlalu kelelahan, aku takut dia sakit lagi." "Siap ibu negara, aku panggil mereka dulu." "Ya udah aku tutup dulu telponnya. Assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Sean pun meminta kepada Via untuk dibelikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN