Dan semua pun terkejut melihat wajah cantik Via berubah menjadi banyak lebam dan luka. Nadia melebarkan matanya yang sipit itu. Sedangkan Via menatap Nathan dengan sengit. "Kak Nathan sialan! Pasti bakalan di tanya-tanya nih gue," batin Via. Sedangkan Nathan cuek saja memasang ekspresi datarnya, ia tak takut melihat tatapan adiknya itu. Nathan, Aland, dan Rafael pun kembali duduk. "Astaga Dragon!!! Itu kenapa wajah kamu ha?" pekik Nadia, ia mendekat kearah Via melihat luka lebam yang ada di pipi dan sudut bibir Via. Nadia menyentuh luka itu, Via pun meringis merasa sakit. "Aaww... sakit Ma, pelan-pelan." ringis Via. "Makannya jangan sok jagoan! Berantem sama preman mana kamu? Makannya jangan suka cari gara-gara sama preman." Via menjauhkan tangan Mamanya dari wajahnya. "Mama kalau

