Via bangun sangat pagi, sekitar jam 04.00 WIB. Ia bersiap-siap akan pergi, dan kebetulan saja, semua keluarganya juga sudah bangun, kecuali para keponakannya. Via pergi hanya membawa dompet, hp, dan sling bag-nya. Rencananya ia akan menginap di Cafenya sampai luka memarnya sedikit memudar. Via turun kebawah untuk berpamitan dengan orang tuanya sekaligus kakak dan kakak iparnya. "Kok kamu udah rapi aja Vi?" "Olive mau berangkat Ma." "Sepagi ini?" "Iyaa Ma, Via kan emang mau menghindar dari anak-anak dulu. Gak mungkin Via nunjukin diri dengan kondisi muka yang banyak lebam-lebam gini." "Salah lo sih ngapain berantem,"ucap Tasya. "Nah bener tu," sahut Nadia. "Teroosss teroosss, salahin aja terooss," gerutu Via. Sedangkan Edgar, Nathan, Aland, dan Ara hanya terkekeh melihat tingkah mer

