57. Mengenal Gara

1508 Kata

Aku ingin bertanya lebih banyak tentang Amara pada Papa, tapi sepertinya sekarang bukan saat yang tepat. Aku memang sangat penasaran bagaimana Papa bisa menikah lagi sampai akhirnya memiliki Amara. Tapi sekarang belum saatnya, aku akan menunggu waktu yang baik. "Papa mau Aruna kupasin apel?" tanyaku sambil mendudukkannya dan bersandar pada bantal dengan pelan. Papa mengangguk sambil tersenyum. "Rasanya baru kemarin Papa ngerasa kamu masih anak-anak dan sekarang sudah sebesar ini," ucapnya dan membuatku tersenyum membalas ucapannya. "Apa kamu hidup dengan baik, Nak?" tanyanya dengan mata berkaca-kaca. "Kalau nggak baik, nggak mungkin Aruna bisa tumbuh sebesar ini," sahutku sambil tertawa kecil. "Justru Aruna ingin tahu, apa selama ini Papa hidup dengan baik?" Aku bertanya balik padanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN