Tepat seperti dugaanku, hari ini aku kembali bangun kesiangan. Entah kapan jam tidurku bisa kembali normal. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh saat aku berniat beranjak dari tempat tidur. Bagaimana bisa aku bangun pagi jika semalam tidur lewat dari dini hari. Aku heran bagaimana Gara bisa bangun pagi, bekerja seperti biasa padahal jam tidurnya juga kurang lebih dariku. Semalam aku dan Gara sampai ke rumah sekitar jam dua belas malam. Dia masih ingin mampir jika nggak kuusir pulang. Gila aja bertamu ke rumah seorang gadis di tengah malam. Mau ngapain juga tengah malam seperti itu, masa cuma mau ngobrol aja? Aku menggeliat dengan malas dan kembali berbaring di tempat tidur. Rasanya belum rela untuk bangun dan menyambut hari ini. Karena itu aku jarang sekali mengambil pekerjaan yang di pagi

