17. Kacau Karena Kamu

1707 Kata

Mobilku melaju dengan kecepatan sedang melewati perbatasan Yogya-Magelang. Mungkin karena pikiran kalutku saat di makam Mama tadi sehingga membuatku nekat menempuh perjalanan menuju Magelang tanpa memberitahu Gara. Aku tidak bisa berpikir dengan benar saat dalam hatiku terus meyakini jika sosok lelaki itu adalah papa. Aku merasa tidak memiliki tempat pelarian lain selain bertemu dengan Gara walaupun aku sendiri tidak yakin dengan keadaannya yang sedang panik karena kecelakaan Nala, apa dia masih bisa menghiburku seperti yang biasa dilakukannya. Setelah menjenguk Nala, aku akan segera pulang. Begitu lebih baik daripada aku terus menerus memikirkan sosok lelaki yang mirip papa tadi. Padahal aku sudah merasa sedikit tenang saat ke makam mama hari ini. Tapi sosok lelaki itu membuat pikiran po

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN