55. Nggak Siap Bertemu

1564 Kata

Aku duduk di pinggir tempat tidur di rumahku saat Gara mengemasi barang-barang yang akan aku bawa untuk pindah ke rumah baru, maksudku rumah baru Gara. Dia bersikeras setelah aku pulang dari rumah sakit, aku harus segera pindah ke rumahnya. "Yang ini dibawa nggak?" tanyanya saat menunjukkan sekotak besar barang-barang yang aku sendiri sudah lupa apa isinya karena terlalu lama disimpan di pojokan kamar. "Nggak deh," sahutku. "Aku bantu ya biar lebih cepat. Kan, hanya aku yang tahu apa aja barang yang mau kubawa," pintaku. "Nggak, kamu duduk aja di situ dan tinggal perintahin ke aku," balasnya. "Kakimu masih terasa sakit, kan. Kalau gitu, duduklah yang tenang. Aku akan segera membereskan ini semua," katanya tak terbantahkan. Aku kemudian menyandarkan tubuhku di tumpukan bantal yang dib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN