Kinan selesai memotong kacang panjang dan tahu putih yang akan ditumis untuk menu lauk nanti malam. Tiba-tiba ia teringat dengan percakapannya dengan Sang Ibu tadi pagi. "Bulek, kok Kinan pengen klepon ya." tuturnya lirih. Bik Tatik menoleh pada Kinan yang kini sedang mengusap-usap perutnya sambil menggigiti bibir bawahnya seperti menahan liurnya agar tak menetes. "Kamu ini udah mau lahiran kok masih ngidam aja sih, Nduk." Kinan balas menatap Bi Tatik yang sedang mengulek bumbu tumisan. "Tadi kan Kinan telpon Ibu, terus katanya Ibu lagi di rumah Pak RT bikin klepon buat pengajian entar malem." paparnya jelas. "Besok lusa kamu lahirannya kan, Nduk?" Bi Tatik mencoba mengalihkan pembicaraan, lagi. "Ada kelapa kan, Bulek?" tanya Kinan yang tidak menggubris pertanyaan Bi Tatik. Ia mengump

