Bab 67

1457 Kata

“Aku udah baca surat ini,” kataku pelan. Ayu belum merespon apa pun, selain menatap wajahku. “Kalau kamu gak keberatan, boleh tahu alasan detailnya kenapa kamu mengundurkan diri?” kataku lagi. Ayu tampak menelan ludah. Kemudian mulai membuka suara. “Begini, Fan. Sebelumnya aku minta maaf, aku gak bisa kerja lagi di sini, bukan karena aku gak suka di sini. Aku sangat suka sama lingkungan kerjanya, para tim, kamu, semuanya. Tapi…” Ayu terdiam sejenak, mengambil jeda. Aku hanya mengamatinya, tak berani memotong. “Selepas menikah aku akan ikut suamiku. Dia TNI, sebagai istri prajurit aku tentu harus mau mendampinginya ke mana pun dia ditugaskan, ini udah jadi konsekuensi,” jawabnya. “Menikah?” aku terkejut. Tidak ada seorang pun yang mengabari aku soal ini. Rasanya seperti mimpi. “A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN