-AYU- Aku melambaikan tangan melepas Satya bertugas pagi ini. Tenang saja, bukan tugas yang jauh-jauh, masih seperti biasanya, rutinitas di Batalyon. Pasca kejadian kemarin, aku tiba-tiba jadi merasa lebih canggung pada Satya, entah ia menyadarinya atau tidak. Bukan karena aku salah menyangka, bahwa ia adalah maling. Aku canggung, karena tanpa sadar aku memeluknya kemarin malam. Ya, untuk pertama kalinya. Kami memang sudah saling mengenal sekian tahun. Bahkan orang mengenal kami pasangan kekasih. Tapi jangan berpikir aneh-aneh, jika bukan tanpa alasan, mana mungkin aku berani memeluk Satya, dan selama tiga tahun itu aku tak menemukan alasan apa pun untuk melakukannya. Termasuk pasca kami jadi pengantin baru. Jujur saja, kami sama sekali tidak ada kontak fisik. Maksudku, belum. Status ka

