-MAS SU- “Sabar! Semua pekerjaan punya konsekuensi!” Aku menepuk pundak Satya, tak bosan-bosan aku mengatakannya. Aku sangat tahu perasaan Letda Satya. Baru kemarin dia terlihat dengan ekspresi wajah yang bahagia. Hari ini wajahnya sudah kembali muram. “Iya, Mas. Saya cuma lagi cari kata-kata buat menyampaikan berita ini pada istri di rumah,” jawab Satya. “Saya sangat paham ada di posisimu saat ini, pasti ini pengalaman pertama kamu harus meninggalkan istri di rumah ya?” “Pergi agak jauh...” sambungku. Kami berbincang-bintang di tengah-tengah jam istirahat. Hari ini kami tidak banyak aktivitas fisik, bahkan besok Batalyon mungkin sedikit lengang. Karena Danyon memberikan cuti tiga hari pada anggota yang akan ditugaskan patroli, untuk bersiap-siap dan menghabiskan waktu bersama k

