Bab 97

1725 Kata

-SATYA- Saat di tengah-tengah latihan tembak, seorang dari bagian pos jaga memanggilku. Ia mengabarkan, bahwa aku mendapatkan telefon dari anggota keluarga, ia bilang dari istriku. Awalnya aku sedikit bingung, ada apa Ayu meneleponku ke markas? Tidak biasanya. Belakangan aku baru menyadari, sudah dua hari aku lupa mengisi ulang daya handphone, perangkat itu mati. Pantas saja handphone dari semalam terasa senyap. Aku memang jarang dan hampir tidak pernah mengecek handphone secara sengaja. Kecuali ada yang menghubungi. Selain sibuk, dari dulu, dari semasa masih jadi Taruna aku sudah memutus ketergantunganku terhadap handphone. Karena di kesatrian, akses terhadap handphone memang dibatasi. Hingga sekarang kebiasaan itu masih berlangsung. Aku kadang merasa lucu, mengetahu cerita, bahwa tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN