-SATYA- Ayu langsung memelukku ketika melihatku datang dan berjalan di lorong klinik, sementara Mas Su langsung buru-buru berbelok ke ruang perawatan pasca persalinan. Aku tersenyum ke arah istriku yang tiba-tiba saja menangis. “Oppa, aku bingung!” Ayu mengeluh pelan. “Tenang, Ay! Semua baik-baik aja! Semua udah lewat, istri Letda Satya hebat! Kamu layak dapat bintang lagi,” balasku sambil mengusap kepalanya, dan mencoba membuatnya tersenyum. Setelah itu kamu masuk untuk melihat kondisi istri Mas Su. Saat kami masuk, Mas Su tengah menggendong buah hatinya. Anaknya laki-laki, manis, sangat mirip Mas Su. Setelah memberikan selamat pada mereka, aku izin untuk membawa istriku pulang, bagaimana pun ia sedang hamil muda, wajahnya terlihat letih dan tampak kelelahan. Mas Su dan Mbak Seila

