-SATYA- Aku bangun pagi-pagi sekali seperti biasa, tapi kali ini rasanya lebih bermakna dari biasanya. Aku bersihkan seluruh rumah hingga tak ada sebutir debu pun menempel di perabotan, lantai, dinding, dan semua sela rumah. Aku tak mau ibu hamil harus bersin-bersin karena rumah dipenuhi debu. Setelah itu aku beranjak ke dapur, aku bersihkan semua peralatan makan, kemudian aku mengecek isi kulkas, aku mencatat semua kebutuhan yang harus aku beli nanti sepulang dari Batalyon. Yang pasti ibu hamil harus cukup makan buah-buahan dan sayuran. Aku berjalan dengan perlahan agar tidak membangunkan Ayu, aku melirik ke dalam kamar, kulihat ia masih tertidur. Aku kembali ke dapur, kini giliran aku menyiapkan sarapan, omelet mie kesukaan Ayu, tapi sekarang tanpa mie, konon katanya mie tidak terlalu

