Bab 84

1251 Kata

Kami adalah pasangan suami istri, meski mungkin buat kami—maksudku buatku, belaian lembut pasangan di kepala itu berdampak luar biasa untuk jantung dan aliran darah. Meski mungkin untuk pasangan lain hal semacam itu belum ada apa-apanya, buatku itu berbeda. Aku mengakui, kami memang tertinggal jauh untuk hal-hal semacam ini. Jangankan Ayu, aku pun sebetulnya panik. Bagaimana jika Ayu “membeli” tantanganku. Aku bisa apa? Bahkan aku pun bingung harus berbuat apa nanti. “Ay, please, tantangan tadi anggap aja bercanda! Haduh, ngapain gue pake ngomong kayak gitu segala lagi? Nantangin musuh sih gue berani, lah, nantangin istri yang haus kasih sayang kayak gini, mending kibarin bendera putih duluan aja udah,” bisiku panik dalam hati. “Tapi, tapi, tapi, boleh juga sih. Apa pun yang terjadi na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN