-SATYA- Aku tersenyum, membayangkan apa yang kemungkinan dibayangkan Ayu barusan. Aku tak menyangka, Ayu bisa juga berpikir hal aneh seperti itu. Meski ia tak bicara langsung soal apa yang dipikirkannya, tapi aku bisa merasakannya. Sambil mencoba memahami jalan pikirannya, aku juga merasakan punggungku di dorong ke luar, setelah itu aku dengar suara pintu kamar ditutup, dan di kunci dari dalam. Aku kembali tersenyum, sungguh menggemaskan kelakuan Ayu. Ini sungguh di luar ekspektasiku, bahwa kami harus mengalami drama rumah tangga yang seunik ini. Sungguh di luar nalar, sebegitu jual mahalnya kah istriku ini? Aku ingin tertawa jika memikirkannya, ini sangat lucu. Tapi aku senang, justru ini daya tarik Ayu. Kami sudah dua minggu lebih menikah, tapi kami belum melakukan apa pun. Maksudku

