Huda nampak uring-uringan beberapa minggu ini, bahkan pekerjaan yang biasa ia kerjakan dengan baik menjadi berantakkan. Ammar sudah menegurnya berulang kali karena merasa kinerja putranya cukup buruk saat ini. Tubuhnya memang berada dikantor, tapi pikirannya berada dirumah. Wanita yang jadi istrinya terlihat sangat berbeda sejak kejadian melihatnya dan Intan beberapa minggu lalu. Tubuhnya semakin kurus dan wajahnnya juga semakin pucat. Diusia kandungannya yang sudah memasuki bulan keenam membuat Samiera terlihat lebih kesusahan. Rasanya ingin sekali Huda membantu, namun tangannya terasa berat untuk menolong istrinya. Hatinya masih terbakar api cemburu oleh seseorang yang mengantar Samiera beberapa waktu lalu. Terlebih lagi ia sudah mencari istrinya seharian tanpa membuahkan hasil, tapi ny

