Huda masih terisak mengingat apa yang dikatakan dokter Wirya dan dokter Robert tentang istrinya. Samiera masih berada diambang hidup dan mati. Mereka mengatakan bahwa istrinya mengalami koma akibat pendarahan di otak. Ia hanya tidak menyangka bahwa semuanya akan seburuk ini. Bayi kembarnya bahkan juga sedang mencoba untuk bertahan hidup. Karena dilahirkan saat kandungan Samiera masih memasuki bulan ketujuh. Samiera mengalami trauma sehingga mengakibatkan pendarahan di otak. Faktor psikis menjadi penyebab utamanya dan Huda mengakui semua ini adalah salahnya. Walaupun keluarga Adhiguna sama sekali tidak menyalahkannya, tapi bagaimanapun juga ia memiliki andil besar dalam trauma psikis yanh dialami istrinya. 8 bulan menikah namun hanya kata-kata kasar yang selalu diucapkannya. "Sayang maaf

