Bab 19

3042 Kata

Pagi ini begitu cerah dengan kicauan burung-burung bagai nyanyian merdu. Embun pagi pun masih sangat terasa walau jarum jam telah menunjukkan pukul 7. Suasana ruang makan dirumah Huda cukup ramai karena celotehan dua anak kembar berlainan jenis. Asih masih sibuk menyiapkan s**u untuk minum kedua majikan kecilnya. Sedangkan Huda sedang berbicara dengan seseorang dari ponselnya.  "Ashraf jangan diem aja dong kalau Affa bicara" protes Assyaffa pada saudara kembarnya yang sibuk memakan roti bakarnya. "Affa berisik" ucap Ashraf dengan sedikit melirik saudara kembarnya. "Pi... Papi... Ini Ashraf cuekin Affa terus..." adu Assyaffa pada Huda yang langsung memalingkan kepalanya kearah dua anak kembarnya. Huda tersenyum hangat pada anakanaknya dan segera memutus sambungan. Ia tidak ingin kehi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN