Ruangan itu terasa lebih sempit dari biasanya. Udara di antara Arman dan Bu Lestari seakan menebal, dipenuhi oleh sesuatu yang selama ini tidak pernah mereka bicarakan. Arman berdiri beberapa langkah dari ibunya, menatap dengan tajam, mencoba membaca sesuatu yang tidak pernah ia perhatikan sebelumnya. Bu Lestari mengalihkan pandangan, tangannya saling menggenggam gelisah. Untuk pertama kalinya, ia tidak bisa langsung menjawab. “Ada sesuatu yang Mama sembunyikan dari aku?” ulang Arman, kali ini lebih pelan, tapi jauh lebih dalam. Hening kembali turun, kali ini lebih berat. “Aku…” suara Bu Lestari bergetar, namun terhenti di tengah kalimat. Arman melangkah sedikit lebih dekat. “Aku bukan anak kecil lagi, Ma. Aku bisa tahu kalau ada yang gak beres.” Bu Lestari menutup mata sejenak, seol

