Bab 27 - Amarah Raka Kembali Meledak

1330 Kata

Mobil Raka berhenti tepat di halaman rumah. Mesin belum sepenuhnya mati ketika Raka sudah membuka sabuk pengamannya dengan kasar. Nara yang sejak tadi menunduk hanya bisa menghela napas pelan. “Turun,” ucap Raka dingin. Begitu kaki Nara menginjak lantai rumah, Raka langsung berjalan lebih dulu tanpa menoleh. “Langsung ke kamar. Jangan ke mana-mana,” perintahnya tegas. Nara mengangguk kecil. “Iya…” Langkahnya terasa berat menyusuri lorong rumah yang sunyi. Begitu masuk ke kamar, belum sempat Nara menutup pintu, Raka sudah menyusul dan menutupnya dengan keras. BRAKK! Nara tersentak. Belum sempat ia berbicara, tangan Raka sudah terulur. “Ponsel kamu,” katanya singkat. Nara refleks menggenggam ponsel di tangannya. “Mas Raka… Buat apa?” Raka menatapnya tajam. “Jangan pura-pura bod

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN