“De, kamu yakin nggak mau pergi juga? temani aku lah minimal, rada malas kalau cuma berdua aja sama bang Wahyu.” Bening masih bersikeras mengajak Deana untuk mengahadari resepsi pernikahan dokter Bagas dengan istri, setelah dua bulan dirinya memutuskan untuk selayaknya berteman biasa pada laki-laki itu, akhirnya minggu lalu Bening menerima undangan pernikahan tersebut. “Malas mba, yang dapat undangan kan cuma mba Bening sama bang Wahyu, berarti aku masuk tamu tak diundang dong, lagian aku mau tidur seharian. Seminggu kemarin kita lembur terus, bahkan sampai tidur di kantor juga, mumpung udah beres yah nikmati waktu lah.” Memang seminggu yang lalu mereka dikejar banyak sekali deadline. “Iya juga sih, tapi kan nggak papa De, kamu berangkatnya bareng kami masuk itungan lah, kan tertulis da

