Balik?

1562 Kata

Satu minggu kemudian, Nalendra pergi ke sebuah kafe. Menikmati kopi dingin di tengah teriknya panas di tengah hari. Masih begitu, suasana hatinya memanas ketika melihat Dewi bersama seorang pria sedang menikmati makan siang di kafe yang sama dengannya. Nalendra memilih menghabiskan makanannya secepat kilat agar bisa segera pergi dari tempat itu. Mengendarai mobilnya ke arah rumahnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Kebetulan, kondisi jalanan saat itu terlihat lenggang. Walaupun, tetap saja apa yang dia lakukan salah. Menyalahi aturan tata tertib berlalu lintas. Mau bagaimana lagi, suasana hatinya susah untuk dikontrol. Dasarnya Nalendra, sekali jatuh cinta akan sulit untuk melupakannya, sebab dia selalu memberikan rasa sayangnya tulus dari relung hatinya yang paling dalam. Sampai akhi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN