Mengancam Karier

1147 Kata

Ular piton berukuran besar memasuki kamar Cahaya melalui pintu yang renggang. Gerakkan tubuh si ular yang pelan menaiki ranjang tak membuat Aya terbangun dari mimpinya yang lelap. Namun di alam bawah sadarnya, dia mendengar suara mamanya berteriak minta tolong padanya. "Aya, tolong Mama Nak, tolong!" Cahaya berupa berlari namun kakinya tidak bisa digerakkan. "Oh ya Tuhan Mama, tunggu Ma, kenapa dengan kakiku, oh ayolah bergerak!" teriaknya sekuat tenaga. Kakinya terasa dicekram kuat. Dalam kenyataan, bagian kaki Cahaya sudah dililit oleh tubuh ular tersebut. Kepala besar ular itu terus bergerak, berusaha menguasai tubuh Aya di bagian perut. Cahaya mulai merasa bahwa tubuhnya semakin berat, seperti ada orang yang menindihnya. Bagian pinggangnya mulai tidak bisa digerakkan. Seketika m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN