Sebetulnya Erlangga tidak begitu yakin dengan ucapan Jonathan. Tetapi, karena dia juga Kayla ingin berpisah, Erlangga menggunakan pengaduan Joenathan sebagai senjata. Pria berusia tiga puluh lima tahun itu menceritakan semuanya kepada sang ibu "Jangan ngada-ngada deh. Kamu bohong kan?" seru Herlita, merespon pengaduan sang anak perihal istri Kecilnya. "Ngapain juga aku bohong, Bu. Joenathan sendiri yang ngeliat. Kayla pelukan di taman belakang. Taman milik pabrik lain," ujar Erlangga terus berusaha meyakinkan. Sang ibu yang tidak percaya, terus berjalan menuju kamarnya, sambil membawa segelas air minum untuk sang suami yang terbangun, karena kehausan. "Ibu denger aku nggak sih, Bu?" tanya Erlangga lagi sedikit kesal, karena sudah beberapa kali bicara, tetapi sang ibu malah mengabaikann

