85.

1295 Kata

"Tita punya dua ayah?" manic itu berkedip polos, menatap kakaknya tidak mengerti, "Ayah kita kan satu." sambungnya sembari menoleh kearah Daniel dengan ekspresi bingung. "Aruna, coba dengarkan kak Arkana, Sebentar saja." Daniel mengelus surai bocah itu lembut dan Aruna menyahutinya dengan anggukan kepala pelan. "Iya, ayah." angguk Aruna patuh kemudian mengalihkan pandangannya kearah sang kakak, menatap wajah yang identik dengannya itu untuk melanjutkan kata-katanya. "Sepelti yang kakak bilang tadi, kita punya dua ayah. Ayah yang peltama adalah ayah Badus dan ayah yang kedua adalah ayah Daniel." Arkana mengangkat kepalanya dan menatap manic Daniel, "Dan yang sedan belada belsama kita adalah ayah Daniel." "Huh?!" Aruna terpekik kaget dan langsung menolehkan kepalanya kearah Daniel, "Ayah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN