Chapter 27

1783 Kata

“Mengapa tiba-tiba Anda memborong pakaian mahal sebanyak ini?” Kiel yang baru saja bebas tugas, menatap tumpukan pakaian yang dibungkus rapi di dalam kotak. Sementara Fabian sibuk mencoba satu per satu model pakaian yang baru saja ia beli. Pria itu layaknya remaja yang sedang memilih pakaian untuk kencan pertama. Berputar-putar di depan kaca tanpa ada keputusan yang mengakhiri sesi memilihnya. Padahal, walau mengenakan pakaian seadaanya pun Fabian tetap memesona. Mengingat wajah pria itu memang indah sejak lahir. Sayang sekali, terkadang kepalanya sedikit bermasalah. “Semuanya terlihat sangat biasa,” ujar Fabian. “Apa aku perlu membeli desain khusus dari—” “Tuan Muda,” potong Kiel. “Saya tidak peduli jika dompet Anda memiliki kapasitas yang tak terbatas. Hanya saja, jangan libatkan say

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN