Pesona Sang Pangeran

1138 Kata

Elena jatuh di pelukan seseorang. Saat ia merasa tubuhnya tertahan dan tak sampai menyentuh tanah, matanya pun kemudian perlahan mengerjap. Sesosok pria tampan yang kini dilihatnya. Rambut pria itu tertiup angin dan mulutnya berucap sesuatu. Sayangnya, Elena sama sekali tak bisa mendengar apa yang keluar dari mulut pria tersebut. Ia terkesima. “Pa-Pangeran?” Elena tak percaya jika yang dilihatnya adalah Pangeran Hermes. Pria tampan yang melebihi ketampanan Sang Raja. Beberapa kali gadis itu berkedip dan saat kesadarannya tiba, ia bergegas berdiri. Melepaskan diri dari pelukan itu. “Ma-maaf, Yang Mulia Pangeran.” Elena salah tingkah. Ia segera menundukkan kepalanya. “Tidak apa-apa. Tenanglah!” Pangeran Hermes meraih tangan Elena. Memutarnya sedikit. Hingga ia melihat adanya luka goresa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN