Sang Raja tentunya merasa heran dengan apa yang telah dilakukan wanita itu. Elena agak berbeda. Hingga saat pagutan itu terlepas, dirinya pun hanya menatap manik sang wanita yang seperti bola pingpong itu. “Ja-jangan menatapku seperti itu!” kata Elena malu-malu. Ia protes karena mendapatkan tatapan aneh dari Sang Raja. Pipi wanita itu memerah seperti buah tomat dan hanya memainkan jari-jari tangannya sambil menundukkan kepala. “Barusan kau ...,” ucap Sang Raja dengan ekspresi wajah yang masih tak percaya. “Berhenti berucap dan–” Elena menarik kerah pakaian Raja Harry. Ia mengecup bibirnya lagi dan lagi. Menyentuh setiap lekuk tubuh dengan tangannya yang terbakar api kerinduan. Ia tampak seperti orang bodoh. Melakukan hal gila yang tak pernah ia mulai sebelumnya. Ia memimpin atas perm

