“A-aku lelah,” ucap Elena seraya dengan cepat memalingkan wajahnya. Ia menghindari sesuatu yang akan dilakukan Sang Pangeran padanya. Pangeran Hermes agak kecewa sebenarnya. Namun, ia pun mengerti dan kemudian berdehem. Mencoba bersikap seperti biasa-biasa saja. Ya, seolah tak terjadi apa-apa. Tatapannya kembali pada jalanan dan kedua tangannya kini beralih memegang kekang kuda. Elena bernapas lega sambil memegangi dadanya yang kembang-kempis. Ia merasa jika jantungnya seolah akan melompat keluar karena terlalu dekat dengan Sang Pangeran. Kuda pun kembali bergerak. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri, keduanya kini tampak canggung. Tak ada percakapan setelahnya. Pangeran Hermes berusaha menahan hasratnya. Sedang di dalam Kastel sudah ramai, Ibu Suri dan Permaisuri Diandra mendatangi kam

