eps 1
Clara putri prasetya gadis yang baru berusia 17
tahun. Dia tinggal di daerah pesisir pantai
parangtritis, dia putri semata wayang dari
pasangan bagus prasetya dan rosa putri prasetya.
Mereka bukan berasal dari keluarga berada
ayahnya bekerja sebagai pedagang ikan dan
ibunya berjualan nasi uduk di dekat wisata
pantai parangtritis. Penghasilan mereka hanya
cukup untuk makan sehari hari dan membeli
kebutuhan sehari hari, beruntung clara murid
berprestasi dengan kecerdasannya dia
mendapat beasiswa hingga kini dia akan
melanjutkan sekolahnya.
Dan untuk mengisi waktu luangku sebelum
masuk kuliah aku memanfaatkan untuk mengisi
waktu luang dengan membantu ibunya untuk
menjual aksesoris atau pernak pernik dengan
berjualan di sepanjang pantai.
Karena hari hampir menjelang sore kami
bergegas membereskan dagangan untuk
segera pulang.
"Ra hari ini kita makan di luar saja ya " ucap rosa.
iya bu sahut clara dengan termangu
tumben nih kita makan di luar yah lanjut clara.
" kamu lupa ya ra hari ini kan kamu ulang tahun
yang ke 17 tahun selamat ya sayangku" sahut
bagus " Ra maafin ayah sama ibu ya belum
bisa bahagiakan kamu " lanjut bagus.
'yah, bu clara bahagia kok selama ini karena
clara memiliki ayah sama ibu yang sangat
menyayangi dan perhatian sama aku' lirih clara.
Clara putri tunggal dari pasangan bagus dan
rosa dia berasal dari keluarga yang tidak
mampu penghasilan ayah dan ibunya hanya
mampu untuk membeli bahan makanan
setiap hari , beruntung clara anak yang pintar
sehingga dia mampu menyelesaikan
pendidikan walaupun dengan beasiswa
tapi clara selalu bersyukur atas apa yang dia
dapatkan saat ini dan berkat kepandaianya
dia berhasil menyelesaikan pendidikan sma
dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan
kuliah di salah satu universitas ternama di
jakarta. Tepat pukul 19 : 00 wib.
pak bagus mengajak anak dan istrinya makan
nasi goreng di kedai yang berada di pinggir jalan.
" hmmm ...... kita makan disini saja ya gimana ra,
bu " ucap bagus '
iya yah ' sahut clara. Pak bagus pun langsung
memesankan 3 nasi goreng dan 3 es jeruk, dan
mereka langsung memilih tempat lesehan yang
berada di pojok karena hanya tempat itu yang
masih kosong , karena ini pas hari minggu
jadi agak ramai . " Ra selamat ulang tahun
yang ke 17 sayang oh iya gimana persiapan
kuliah kamu sudah beres terus kapan kamu
mulai masuk kuliah, kalau tempat tinggalnya
kan insyaallah ibu sama bapak akan bantu
nyari " sahut ibu rosa. " iya bu sudah
kalau gak salah bulan depan sudah mulai masuk
Dan akhirnya pesenannya pun datang. " permisi
ini pesenannya 3 nasi goreng dan 3 es jeruk ya,
berhubung hari ini hari minggu di kedai kami
ada promo beli 3 nasi goreng dapat 1 kentang
goreng gratis" ucap pelayan di kedai itu
dengan senyum mengembang. " benarkah mbak ,
wah terima kasih ya mbak sahut clara . ' iya mbak
permisi ucap pelayan. Wah , mah ini banyak
banget nasinya hmmmm.... enak banget yah
lirih clara. ' ra pelan pelan donk makannya
tegur pak bagus . iya yah
habisnya enak banget sih lagian clara kan laper
banget sahut clara. Mereka bertiga makan dengan
binar bahagia meskipun bukan dari keluarga
berada. Setelah semua makanan habis
pak bagus pun pergi hendak membayar
makanan ke kasir. " ya sudah ayah bayar dulu ya
makanannya. Setelah membayar ayah mengajak
ibu dan clara meninggalkan kedai tersebut.
Dengan raut wajah bahagia mereka bertiga
meninggalkan kedai dengan berjalan kaki clara
juga ikut jalan kaki
dengan menuntun sepedah bututnya.
Ra naikilah sepedahmu dan pulanglah lebih dulu
iya ra kamu pasti kecapekan lanjut ibu rosa .
sahut clara. clara mengayuh sepedahnya pelan
sambil bersenandung kecil dan dalam hati sambil
berkata YA ALLAH terima kasih atas anugerahmu
atas berkah yang ALLAH kasih amiin clara tiada
henti untuk selalu mengucap syukurnya meskipun
bukan dari kalangan orang mampu tapi setidaknya
dia masih bisa makan setiap hari memiliki tempat
tinggal . Dia sesekali menoleh melihat ke belakang
di lihatnya kedua orang tuanya tersenyum
kearahnya karena hanya berjarak 200 km
tiba tiba ada suara mobil sport
tin.... tin.... tin ... braak , clara yang terkejut
langsung menoleh kebelakang di lihat nya ayah dan
ibunya tergeletak di jalan dengan bersimbah darah.
ayah .... ibu... teriak clara melempar sepedahnya
berlari ke arah ibunya . Melihat wajah ayah dan
ibunya terluka dan berlumuran darah tiba tiba
pandangan clara berkunang kunang dan jatuh
pingsan. Para warga sekitar membopong clara ke
teras rumah warga di sekitar situ. Kurang lebih 15
menit kemudian mobil polisi dan juga mobil
ambulance berdatangan.
Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit
terdekat sementara polisi langsung
mengamankan 2 orang 1 sopir dan 1 lagi
penumpang dalam keadaan tidak sadar . Diketahui
yang duduk di bangku kemudi bernama Arya dwi
erlangga yang berusia 18 tahun yang
mengemudikan sekaligus pemilik mobil sport
B 8888 S dan di bangku penumpang bernama
bagas saputra 18 tahun. Arya mengemudikan
mobilnya dalam keadaan mengantuk .
Niat hati ingin berlibur 1 minggu ke pantai
parangtritis , belum sampai ke TPR sudah
menabrak orang.
Sesampainya di rumah sakit kedua korban
langsung di tangani dokter di ruang ICU. Banyak
alat medis yang terpasang di tubuh pak bagus dan
istrinya .
Dari kejauhan terlihat seorang gadis sedang duduk
sendiri di depan ruang icu dengan wajah sendu
dan perasaan yang sulit di tebak
menunggu informasi dari dokter bagaimana
keadaan orang tuanya , tiba tiba pintu Icu terbuka
" siapa keluarga dari ibu rosa dan bapak bagus
tanya bapak andri dokter yang menanganinya
" saya pak dokter bagaimana keadaan ibu dan
ayahku " tanya clara.
" ibu rosa sekarang dalam keadaan koma dan
bapak bagus masih dalam keadaan kritis kami
sudah melakukan yang terbaik, yang bisa kita
lakukan saat ini hanya berdoa semoga ada
keajaiban dari Allah S.W.T" sahut pak andri.
Clara mendekati ruang icu dilihatnya banyak alat
medis yang terpasang di tubuh ayah dan ibunya.
Clara beruntung biaya rumah sakit di tanggung
oleh jasaharja kalau tidak dia tidak tahu uang dari
mana lagi untuk membayar biaya rumah sakit.
pov, arya mengajak temannya untuk liburan
ke parangtritis untuk merayakan kelulusan dan
belum sampai ke TPR sudah menabrak orang.
Ke esokan harinya tepat hari minggu kedua orang
tuanya Arya datang ke jogya untuk mengurus
kecelakaan yang di sebabkan oleh putranya setelah
dari kantor polisi selesai ,
mereka menuju kerumah sakit untuk bertanggung
jawab atas perbuatannya.
sesampainya di rumah sakit mereka langsung
menuju ruang icu,
Dilihatnya seorang gadis duduk termenung sambil
melihat ke arah pintu Icu berharap pintu tersebut
terbuka dan dokter membawa kabar baik untuknya.
Tiba tiba pintu terbuka dan terlihatlah dokter dan
perawat keluar dari ruangan itu, " dok gimana
keadaan orang tua saya " tanya clara. " kami sudah
melakukan yang terbaik tapi semua kembali pada
yang di atas nak perbanyak doa semoga pak bagus
lekas membaik" ucap dokter. tiba tiba suster
berjalan kearahnya dengan sedikit belari "maaf
dokter keadaan ibu rosa semakin kritis seru
perawat ana. " dok tolong ibu saya " seru clara. iya
kami pasti akan melakukan yang terbaik untuk ibu
rosa permisi. Dokter langsung masuk ke ruangan
ibu rosa , tiba tiba ada seorang ibu yang
menghampiriku " nak maafkan arya gara gara arya
semua ini terjadi ucap Indah. Tante siapa jawabku
Saya mamahnya arya nak akupun langsung
terdiam , nak kamu mau memaafkan anak saya .
semua sudah takdir tan siapapun tak bisa
mengelak dari takdir Tuhan sambil menahan
air mata yang siap meluncur dari tempatnya.
Tiba tiba pintu ruang icu terbuka dan keluarlah
dokter yang menangani ibu rosa dengan wajah
yang sedih dan berusaha tegar dia menghampiriku
" maafkan kami sudah berusaha semaksimal
mungkin tapi Tuhan berkehendak lain kami tidak
bisa berbuat apa apa lagi ucap dokter.
Bagaikan di sambar petir di siang bolong air mata
yang sejak tadi dia tahan akhirnya luruh juga..
Nak yang sabar ya lapangkan hatimu ucap indah
lirih dia takut menyakiti hatinya lebih dalam biar
bagaimanapun semua ini ulah anak keduanya.
Tap tap bunyi langkah kaki yang sepertinya sedang
menuju ketempatnya ya dia adalah Arya dwi
erlangga dan ayahnya yang bernama Dimas dwi
erlangga, dengan perasaan bersalah dia
menghampirinya untuk minta maaf . "Maafin saya
sudah mencelakai orang tuamu saya tidak
bermaksut seperti itu andai saya tidak mengantuk
dan bersedia bertukar posisi dengan temanku
mungkin kecelakaan ini tidak terjadi saya sangat
menyesal ucap arya , belum juga arya mendapat
jawaban dari clara pintu icu kembali terbuka
siapa disini yang bernama clara pak bagus ingin
bertemu putrinya . "saya sus bisa saya menemui
ayah sekarang " . 'silahkan saya tinggal dulu
permisi. ayah bagaimana keadaanmu tanya clara
Ra dengarkan ayah baik baik waktu ayah tidak
banyak. " ayah kenapa ngomong kaya gitu sih aku
sudah kehilangan ibu aku juga tidak mau
kehilangan ayah kalau kalian pergi clara sama
siapa ucap clara dengan lirih dan di sertai isakan
kecil. "Ra ayah hanya ingin melihat kamu menikah
sebelum ayah pergi " Permisi pak bagus saya
dimas dan ini arya anak saya, mengenai atas apa
yang terjadi saya betul betul meminta maaf karena
semua ini ulah putraku. Tidak apa apa pak dimas
saya dan rosa insyaallah sudah memaafkan nak
arya mungkin ini sudah menjadi kehendak yang di
atas. Trima kasih pak bagus , tadi kalau saya tidak
salah dengar pak bagus ingin menikahkan clara
bagaimana kalau clara menikah dengan arya saja.
" iya saya setuju biisakah besok mereka menikah
disini pak dimas" . iya pak biar semuanya saya yang
urus bagaimana ucap pak dimas dengan semangat
Bagi kebanyakan wanita hari pernikahan adalah
hal yang sangat istimewa menikah dengan orang
yang di cintai dan mencintainya adalah impian
setiap wanita. Clara nampak cantik dengan balutan
kebaya sederhana berwarna putih dengan sedikit
riasan yang tidak terlalu tebal membuatnya
semakin terlihat cantik begitupun dengan arya yang
mengenakan jas berwarna hitam membuatnya
tampak serasi dengan clara. " Saya nikahkan dan
kawinkan ananda arya dwi herlangga dengan clara
putri prasetya binti bagus prasetya dengan
maskawin berupa uang tunai sebesar Rp
300.495.000 dan seperangkat alat shalat di bayar
tunai. Saya terima nikahnya clara putri prasetya
binti bagus prasetya dengan maskawin tersebut di
bayar tunai ucap arya dengan sekali tarikan nafas.
"Akhirnya semua berjalan lancar pak dimas saya
bisa tenang sekarang clara sudah aada yang
menjaganya nak arya tolong sayangi dan cintai dia
bapak titip clara dan bapak sama ibu sudah
memaafkanmu ini semua mungkin takdir dari yang
di Atas" ucap pak bagus dengan nada yang sangat
pelan. ' yah ayah jangan banyak bicara dulu ya
ayah pasti akan sembuh kan jangan tinggalin aku '
'nak 1 pesan ayah jadilah istri yang baik dan sholeh
maafkan nak arya ini semua adalah musibah
berbaktilah pada suamimu lirih pak bagus . tiba tiba
keadaan pak bagus memburuk bersamaan dengan
datangnya dokter yang memantau keadaan pak
bagus dia langsung memeriksanya . ' pak apa yang
terjadi dengan ayah saya ayah baik baik aja kan
" maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin
Allah lebih sayang sama beliau , permisi "
bagaikan di sambar petir di siang bolong kata kata
dokter mampu meredupkan cahaya di hatiku dan
air mataku semakin deras berjatuhan di hari
pernikahanku hari dimana semua orang harusnya
bahagia tapi kenapa semua ini terjadi kata kata itu
tergiang giang di kepala clara dan akhirnya jatuh
pingsan arya segera mengendong tubuh
mungilnya dan meletakan di brangkar rumah sakit
dan dokter juga sudah memeriksanya atas
permintaan arya dia takut istrinya kenapa napa,
karena clara belum sadar akhirnya pak dimas dan
arya yang mengurus pemakaman pak bagus.
" yah ayah jangan tinggalin clara , tunggu clara yah"
rintih clara dalam keadaan masih pingsan tiba tiba
dia membuka mata dan menangis histeris
memanggil ayahnya " sayang kamu sudah sadar ,
ra tenangin diri kamu kamu harus kuat yang ikhlas
ya biar ayah tenang di sana " ucap indah.
" iya mah " jawab clara dengan deraian air mata
Acara pemakaman pun akhirnya selesai juga
clara juga ikut dan sekarang mereka akan menuju
ke rumah clara untuk sementara ini mereka tinggal
di rumah clara .