eps 2

1085 Kata
Suasana duka masih menyelimuti kehidupan clara kehilangan dua orang yang berarti dalam hidupnya membuatnya sangat terpuruk jadi untuk sementara waktu mamah indah akan tinggal di rumah clara . " sayang kamu harus makan dulu meskipun sedikit jangan sampai telat ya nanti sakit atau gak kamu mau di masakin apa sama mamah " bujuk mamah indah. ' tidak mah aku lagi gak pengen apa apa , aku ke kamar dulu ya' setelah clara masuk kekamar tiba tiba arya sama papahnya yang baru selesai lari pagi datang menghampirinya " mah mamah kenapa kok kelihatan sedih " tanya arya . " clara dari tadi malam kan belum makan apa apa" ,' ya udah coba aku bujuk dia mah ' arya langsung bergegas menuju kamar clara . sesampai di depan kamarnya arya mengetuk pintu kamarya tok... tok... tok ra boleh mas arya masuk teriak arya . ceklek arya masuk dan terlihat wajah sembab clara yang barusan menangis . " ra kamu gak apa apa kan " " kenapa kamu kesini keluar sekarang aku bilang keluar sekarang" teriak clara dengan emosi dan aamarah yang masih menguasai hatinya " ra aku minta maaf sama kamu tolong dengerin penjelasan ku dulu" jawab arya . " semua ini karena kamu karena kamu aku kehilangan semuanya mas " teriak clara sambil mendorong arya keluar . " ra aku minta maaf aku tidak bermaksud membuatmu seperti ini" . " pergi mas aku mau sendiri " pinta clara. Mendengar ada keributan mamah indah datang untuk melihat " mas kamu kenapa bukannya tadi mau kekamar bujuk clara buat makan ". "ya iya mah tapi clara masih marah sama aku dia gak mau ketemu sama aku" . mamah indah akhirnya mengerti " mas coba kamu kasih dia waktu untuk sendiri dulu " pinta mamah indah. Sudah seminggu ini clara dan arya masih tidak bertegur sapa dan hari ini rencananya mamah dan papah arya akan kembali ke jakarta lebih dulu . " kalian berdua hati hati ya mamah sama papah berangkat dulu kalian rencananya kapan ke jakarta juga kan kalian mau masuk kuliah kan" ujar mamah . " iya mah kita minggu depan balik juga kok mamah sama papah hati hati di jalan" " iya ya udah clara maafin anak mamah ya semoga kamu bisa berdamai dengan masa lalu kamu dan bisa anggap mamah sebagai mamah kamu juga" ujar mamah indah dengan penuh sayang. " insyaallah mah maaamah hati hati ya " jawab clara . Sepeninggal mereka kini hanya 2 insan yang tertinggal di rumah ini clara langsung masuk kekamar dan mengambil slim bag nya yang selalu dia bawa kemana mana dan langsung pergi keluar ketika melewati ruang tamu di lihatnya arya duduk sendirian sedang bermain ponsel tanpa berpamitan clara langsung menuju pintu keluar. " clara kamu mau kemana " tanya arya. " terserah aku mau kemana apa urusanya sama kamu " ucap clara sambil berlalu melewatinya " ra tunggu aku cuma gak mau terjadi apa apa sama kamu mau gimanapun kamu itu istri aku" ucap arya tapi clara tidak mendengarkan dan langsung pergi gitu aja setelah 15 menit berjalan tak terasa dia sampai di pantai dan duduk di pinggir pantai seorang diri. " permisi mbak boleh saya duduk disini" clara langsung menoleh dan ternyata itu arya " kamu.... ngapain kamu ngikuti aku kaya gak ada kerjaan aja" omel clara. " ya itu karena aku khawatir sama kamu ra aku tau kamu masih marah sama aku tapi kecelakaan itu bukan aku yang mau ra, cobalah untuk mengerti" ucap arya dengan nada pelan takut kalau kalau clara tambah kesal sama dia " besok kita akan ke jakarta ra " " kita kamu aja aku mau disini " " Ya enggak bisa gitu kamu kan istri aku apa kata orang disini sudah nikah gak ikut suaminya lagian mas bisa di sembelih sama mamah " cerocos arya dan ketika arya menoleh clara sudah berjalan meninggalkan dia seorang diri " ra ..." teriak arya tapi clara tidak mau berhenti dengan sedikit berlari arya mampu menggapai tangan clara. " ada apa sih kamu main narik narik aku" ucapnya dengan nada kesal. " kita pulang sekarang" ucap arya tidak menanggapi ucapan clara dengan sedikit memaksa akhirnya mereka sampai di rumah. " hari ini kamu yang masak aku yang beresin halaman depan kita bagi tugas gimana" 'iya udah temenin beli sayuran kalau gitu' ucap clara. " hari mau masak apa ra' " ya udah masak ayam goreng sama tahu goreng saja sama bikin sambal " " kok kamu tahu makanan kesukaan aku ayam goreng ". " kamu jangan kesenangan dulu aku lagi malas masak aja jadi masak yang simpel saja " Ibu ibu yang mendengar perdebatan mereka hanya melempar senyum dan geleng geleng kepala " neng jangan sampai bertengkar dan lebih tepatnya menaruh benci nanti lama lama jadi cinta looooo " ucap tukang ayam sambil melempar senyum genit menatap arya . " bu jangan genit genit entar yang ada di gampar sama bininya" jawab clara dengan nada kesal clara langsung membayar belanjaannya dan pergi begitu saja meninggalkan arya sendirian. " maaf ya bu atas ucapan istri saya tapi lain kali ibu jangan seperti itu trima kasih" balas arya langsung pergi menyusul istrinya. Sesampaianya dirumah clara masih dengan wajah muka di tekuk langsung menuju ke dapur menyiapkan semua bahan dan memanggil suaminya emb suami pikir clara emang aku sudah menikah tapi aku memang belum sepenuhnya menerimanya ingat ra dia yang sudah bikin hidup kamu berantakan. " kamu kalau mau makan makan aja sudah ada di meja makan " " kamu mau kemana kenapa gak makan bareng saja " tanya arya melihat clara sudah rapi saja. " idih ogah aku semeja sama kamu " ucap clara langsung berjalan pergi . " ra kapan kamu mau memaafkan aku segitu bencinya kamu sama aku tapi aku akan berusaha membuatmu mau maafin aku dan mencintaiku " batin arya . Arya langsung masuk kekamar dan menjalankan ritual mandinya setelah semua selesai dia keluar kamar dan berjalan ke meja makan disitu sudah ada beraneka macam makan dan semuanya kesukaan arya tiba tiba clara muncul dari balik pintu dapur membawa 2 gelas jus mangga . " wah kebetulan nih aku lagi haus ini buat aku kan" " ye geer ini kan aku bikin buat aku sendiri" " mana habis kamu itu gelasnya besar loo" setelah berabad abad akhirnya berhasil juga membujuk clara , arya langsung melahab semua makanan tanpa tersisa sampai dia kekenyangan " ra terima kasih ya ini itu makanan enak banget yang pernah aku makan kamu pandai juga masaknya andai kecelakaan itu tidak terjadi pasti mereka masih ada di sini sama kamu".
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN