Suara rintihan dan pukulan itu bersahutan. Terjadi pertengkaran hebat antara keduanya. "Zal!" Teriak Kavin memisahkan Rizal yang memukul Anwar membabi buta. Nafas Rizal tidak beraturan, Rizal melepaskan Kungkungan Kavin. Tatapan matanya tajam dan menusuk menatap Anwar yang sudah tidak sadarkan diri. Taufik dan Galang membopong tubuh Anwar menjauhi Rizal. "Lo gila ha! Anwar sahabat Lo Zal!" Teriak Kavin. Rizal menatap datar Kavin tanpa menjawab teriakan Kavin. "Dia ganggu gue." Gumamnya . Kavin menatap Rizal tidak percaya, "Anwar ganggu Lo. Dia ngapain? Main hp di samping Lo? Duduk diem merhatiin Lo? Tanyain Lo udah makan atau belum?" Kavin menggeleng tidak percaya, "Lo tuh kenapa sih! Kita itu khawatir sama Lo Zal! Lo langsung meledak kalo ada yang ganggu ketenangan Lo. Gue ga ken

