El menghempaskan tubuhnya disofa. Dia lelah, sangat lelah hari ini. Setelah mengikuti acara yang Kavin buat dan setelahnya menjenguk Anwar benar benar menguras tenaganya, apalagi saat Rizal kembali ingin menyerang Anwar. Mommy yang melihat El sudah pulang mendekatinya lalu duduk disampingnya. Tangannya bergerak mengelus rambut El. El meliriknya sekilas dalam posisi yang sama, tangannya terkibas kibas untuk membuat angin walaupun gagal. "Cape sayang?" El hanya mengangguk, "Si Belle kurang ajar." gerutu nya. Mommy tersenyum, El ingin memulai obrolan dengannya. "Emang kenapa?" "Masa dia nolak Kavin!" "Nolak? Kavin?" "Iya, Kavin Mom, yang manggil aku Be itu ngelamar Belle pacarnya. Belle nolak tapi cuma boongan." "Boongan?" "Iya. Dia sengaja buat Kavin nangis dulu katanya, kan kur

