"Buat apa cantik kalau gak bisa kasih keturunan." Livia menatap Sena dengan tenang, namun tangannya di bawah meja mengepal erat. Dia sudah belajar mengendalikan hatinya sejak kemarin. Dia bahkan berlatih untuk terlihat biasa saja. Tapi tetap saja kini hatinya merasa tersentil. Kenyataan jika dia sulit mengandung adalah hal paling menyakitinya. "Sena, kamu ngomong apa sih? Lagian kata siapa istri Mr, William gak bisa kasih keturunan." "Ya, tahu lah. Aku punya informan yang bisa di percaya." "Kalau gitu kamu tahu dong siapa istri Mr, William?" Sena menyeringai dengan menatap pada Livia. Livia balas tersenyum, dia masih menunjukkan wajah tenangnya. Hingga pesta di mulai sebab kemunculan William, Ibra dan Risa. "Kamu lihat gak Tiara, menurut kamu kenapa istri Mr, William gak bareng sama

